Terbaru

Sabtu, Maret 01, 2008

(1) Comments

PEMBELAJARAN PAKEM, TINGKATKAN KUALITAS BELAJAR SISWA

INDRA - Model pembelajaran agama disekolah yang masih jauh dari mapan atau kurang inovatif dapat ditinjau dari kualitas pengajaran yang masih secara manual, dan inilah salah satu aspek pengkajian yang membutuhkan perubahan dan kemudian dikembangkan dengan metode pengajaran aktif, efektif dan menyenangkan (pakem). Disinilah peran penting guru agama untuk ikut mengenalkan sekaligus sebagai pelaku pengupayaan pengenalan pembelajaran melalui pengajaran yang mudah diterima oleh peserta didik. Pembelajaran aktif, kreatif, efektif atau yang disingkat dengan pakem merupakan salah satu metode pembelajaran yang bisa diterapkan oleh para guru baik ditingkat sekolah dasar maupun menengah.

Hal tersebut diungkapkan oleh Dra. Akif Khilmiyah. M.Ag. (Ketua Jurusan Pendidikan Agama Islam UMY) dalam materinya pada acara Pelatihan Pengembangan Pembelajaran Agama, dalam rangka pembekalan mahasiswa ekstensi PAI FAI UMY, yang diadakan oleh Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (FAI UMY), Senin (20/08) di Kampus Terpadu UMY Kasihan, Bantul. Pelatihan ini mengambil tema “meningkatkan kompetensi guru dalam menghadapi uji sertifikasi”.
Pembelajaran yang aktif, ungkap Akif merupakan proses pembelajaran dimana seorang guru harus dapat menciptakan suasana yang sedemikian rupa sehingga siswa aktif bertanya, mempertanyakan dan juga mengemukakan gagasannya. Keaktifan siswa ini sangat penting untuk membentuk generasi yang kreatif, yang mampu menghasilkan sesuatu untuk kepentingan dirinya dan juga orang lain. Sedangkan proses pembelajaran yang menyenangkan, Akif mengatakan bahwa hal ini berkaitan erat dengan suasana belajar yang menyenangkan sehingga siswa dapat memusatkan perhatianya secara penuh pada belajarnya. Hal ini membutuhkan kreatifitas guru untuk dapat menghidupkan suasana belajar mengajar sehingga menjadi tidak membosankan bagi para siswanya. “Keadaan yang aktif dan menyenangkan tidaklah cukup jika proses pembelajaran tidak efektif, yaitu tidak menghasilkan apa yang harus dikuasai oleh para siswa, sebab pembelajaran memiliki sejumlah tujuan yang harus dicapai”katanya.

Masih menurut Akif, pembelajaran ini akan dapat dicapai dengan mengembangkan kemampuan berfikir kritis, kreatif dengan kemampuan untuk dapat memecahkan masalah. Mengembangkan ruang kelas sebagai lingkungan belajar yang menarik, memanfaatkan lingkungan sebagai sumber belajar bagi para siswa serta memberikan umpan balik yang baik antara siswa dan gurunya, untuk dapat meningkatkan kegiatan belajar. Selain itu, para guru juga diharapkan dapat membedakan antara aktif fisik dan aktik mental para siswanya. Banyak guru yag sudah puas ketika melihat siswanya sibuk bekerja, namun terkadang siswa tersebut tidak aktif mental, atau takut dalam bertanya dan juga mengemukakan gagasannya. “Oleh karena itu, guru hendakmya menghilangkan penyebab rasa takut dan berupaya untuk dapat meningkatkan mental para siswa dalam proses pembelajarannya”tambah Akif.

Disisi lain, disamping pentingnya pengetahuan metode pakem, Akif juga mengatakan bahwa pengasahan kemampuan dalam bidang penelitian (reseach) pendidikan keagamaan tidak boleh dikesampingkan. Oleh sebab itu informasi serta strategi jitu dalam mengelola penelitian menjadi hal yang penting sebagai bahan pengembangan diri bagi guru agama Islam. Pelatihan ini dilaksanakan selama tiga hari sejak Minggu (19/08) hingga Selasa (21/08), dan diikuti oleh sejumlah guru dan mahasiswa ekstensi PAI FAI UMY. Pada hari Minggu, pelatihan ini diikuti oleh para guru SD se Kabupaten Sleman, sedanngkan untuk hari kedua dan ketiga peserta pelatihan merupakan para guru SD, SMP maupun SMA Muhammadiyah yang ada di Kecamatan Kasihan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru agama dalam menggunakan variasi metodologi pengajaran yang aktif, efektif dan menyenangkan serta mengembangkan kemampuan penelitian bidang studi keagamaan. Program ini, ungkap Akif diharapkan dapat membantu guru agama dalam meningkatkan kualitas pembelajaran agama di sekolah agar lebih efektif bagi pembinaan pengetahuan iptek serta peningkatan kemampuan dan kreativitas dalam penyertaanya terhadap pengetahuan imtaq siswa. Selain itu juga diharapkan dapat memberikan informasi dan solusi dibidang penelitian bidang studi keagamaan pada guru agama Islam.

Sabtu, Maret 01, 2008

(0) Comments

Pojok Seni Tarbiyah (POSTAR)

Profile LOM (Lembaga Otonom Mahasiswa) Pojok Seni Tarbiyah (POSTAR) FITK UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Sejarah Singkat

Pojok Seni Tarbiyah adalah lembaga otonom yang berada di bawah Keluarga Besar FITK UIN Jakarta. Pada mulanya Postar berada dibawah BEM-FITK Dept. Seni Budaya, akan tetapi setelah diadakan musyawarah di tubuh postar itu sendiri kemudian kami bersepakat untuk menjadikan postar sebagai lembaga otonom yang bisa langsung konsen pada kesenian.

Pada akhirnya pada tanggal 03 Juli 2006 bertempat di ruang teater lt.I FITK berdirilah POSTAR sebagai lembaga otonom dengan SK Dekan FITK dan disahkan Dekan di bawah bimbingan Pudek III. Adapun tujuan kami yaitu menumbuh kembangkan potensi dan bakat mahasiswa FITK di bidang kesenian dengan memanfaatkan fasilitas yang telah ada.

Sejak awal berdiri, POSTAR selalu mengedepankan proses belajar yang terus menerus dalam berkesenian dengan hadir dan mengalir. Kegiatan Seni yang ada di postar bervariasi yang pada awalnya hanya mengusung seni musik seperti Band, tetapi sekarang postar memiliki 7 (tujuh) elemen Lab. Seni dan Event Organizer (POSTAREO).

Visi

Mengembangkan potensi mahasiswa FITK di bidang kesenian.

Misi

• Berusaha menumbuhkembangkan Potensi dan bakat anggota yang disesuaikan dengan seni yang diminatinya

• Berpartipasi dalam membina dan mengembangkan kesenian di lingkungan FITK,Universitas maupun diluar kampus UIN Jakarta

• Menjaga keberlangsungan kebudayaan dengan menggali kajian-kajian budaya dan humaniora.

Kegiatan Utama

• Mengadakan pelatihan elemen-elemen kesenian secara kontinu

• Mengembangkan wawasan seni dan budaya dengan melestarikan budaya bangsa

• Mengadakan pementasan Seni secara kontinu

• Penerbitan “SMART : Bulletin Sastra” (Lingkar Sastra Tarbiyah)

• Penerbitan MADING (Lingkar Sastra Tarbiyah)

Jumlah Pengunjung Berbagai Negara

Indra's Blog Visitor

Sponsored Links