Terbaru

Kamis, Juni 11, 2009

(2) Comments

Hakikat Menyimak Teks Informatif

INDRA - Hakikat Menyimak Teks Informatif

Pembahasan Hakikat Menyimak

Menyimak adalah suatu proses kegiatan menyimak lambang-lambang lisan dengan penuh perhatian, pemahaman, apresiasi, serta interprestasi untuk memperoleh informasi, menangkap isi atau pesan serta memahami makna komunikasi yang telah disampaikan oleh pembicara melalui ujaran atau bahasa lisan.

Dengan menyimak seseorang dapat menyerap informasi atau pengetahuan yang disimaknya. Menyimak juga mempelancar keterampilan berbicara dan menulis. Semakin baik daya simak seseorang maka akan semakin baik pula daya serap informasi atau pengetahuan yang disimaknya.

Apakah yang dimaksud dengan teks informatif? Informasi itu, artinya berita, kabar, penjelas/pemberitahuan tentang suatu hal/objek tertentu. Sumber/pemberi informasi disebut informan yaitu orang yang memberikan informasi. Dalam konteks ini yang dimaksud dengan teks informatif ialah teks yang memuat berita, kabar, panjelas/pemberitahuan tentang suatu hal.

Ragam Teks Informatif

Sebagai sumber informasi lisan, teks informatif terdapat dalam berbagai bentuk berikut.

1. Teks Berita

Teks berita, yaitu teks yang memuat informasi tentang kabar atau pemberitahuan tentang suatu hal, yang disampaikan secara langsung oleh pembicara atau pembawa pesan atau melalui radio dan televisi. Bahasa yang digunakan di dalam teks berita bersifat lugas dan tegas.

Karakter media yang berbeda mengakibatkan berlainan pula sapaan yang digunakan oleh pembawa acara.

a. Sapaan pembaca teks berita radio

Selamat siang pendengar. Saya, Indra, dari studio X akan menyampaikan berbagai peristiwa yang hangat dan menarik yang terjadi selama hari ini. Selamat mendengarkan!

b. Sapaan pembaca teks berita televisi

Selamat siang pemirsa. Kami dari studio ini, Indra dan Indri, akan menyampaikan berbagai peristiwa yang hangat dan menarik yang terjadi sepanjang hari ini. Selamat menyaksikan! Silahkan Indra! Baik Indri!

2.Teks Pidato

Teks pidato, yaitu teks pembicaraan seseorang secara langsung (tatap muka) di hadapan orang banyak memuat arahan atau kebijakan tentang hal tertentu. Keberhasilan seseorang di dalam berpidato ditandai oleh antusiasnya pendengar mendengarkan isi pidatonya.

Seseorang yang berpidato dengan nada bervariasi dan bersemangat, akan membuat pendengar juga bersemangat, sebaliknya.

3. Teks Ceramah

Kata ceramah asal mulanya dalam bahasa Melayu berarti nyinyir, banyak bicara, cerewet. Kata ini mengalami perkembangan makna menjadi positif, yaitu menyampaikan sesuatu di hadapan orang banyak untuk menambah pengetahuan, pengalaman atau informasi tertentu.

4. Teks Opini

Opini berarti pendapat, pikiran pendirian atau pandangan. Teks opini ialah yang memuat pendapat, pikiran, pendirian atau pandangan seseorang tentang masalah tertentu sedang hangat dibicarakan di masyarakat.

Opini dapat juga memuat kritik terhadap orang atau lembaga yang menangani masalah tertentu. Opini seseorang tentang suatu hal dapat di simak melalui ceramah, pidato, wawancara, ceramah, diskusi atau talk show.

5. Teks Prosedural

Teks prosedural adalah teks yang memuat butir-butir atau langkah-langkah kegiatan tertentu berupa petunjuk yang mudah diikuti pelaksanaanya.

Di televisi sering ditayangkan acara melakukan sesuatu, misalnya acara membuat masakan, acara menjaga kesehatan, langkah yang dilalui dalam mengatasi suatu masalah dll.


Sumber Buku Bacaan :

Arifin, bustanul dkk. Menyimak.
Penerbit Universitas Terbuka. 2007. cetakan-1

2 Komentar Pembaca (reader comment) to "Hakikat Menyimak Teks Informatif"
Suarakelana said :
7 Desember 2009 19.38
Makna negatif kata ceramah masih tersisa hingga kini pada pemakaian : diceramahi. Contoh : pagi-pagi sudah diceramahi oleh mertua, he..he..he
darahbiroe said :
24 Maret 2010 09.55
makasihhh
nemu disini tugasku heheh
tengkyu

blogwalking

Poskan Komentar

Jumlah Pengunjung Berbagai Negara

Indra's Blog Visitor

Sponsored Links