Terbaru

Minggu, April 05, 2009

(4) Comments

Teman Lama Jadi Maling, Aku Jadi Sial

INDRA - Kejadian ini tidak akan pernah saya lupakan, betapa tidak saya hampir saja di pukulin oleh para pedagang di pasar. Setelah lulus sekolah, saya pergi ke jakarta untuk melanjutkan pendidikan. Pulang ke sukabumi paling 1-2 bulan sekali dan kadang tidak tentu .

Waktu itu saya pulang 2 hari menjelang lebaran dan saya coba hubungi kawan-kawan lama saya untuk bertemu dan berbagi cerita. Kebetulan waktu itu teman yang bisa saya ajak jalan hanya ada 1 orang sebut saja namanya hendra. Dan akhirnya kami menuju basecamp dimana kawan-kawan lamaku nongkrong.

Di pasar, hendra mendekati sebuah toko elektronik. Dan ternyata katanya ingin melihat harga Discman, kami pun melihat satu persatu barang-barang dan harganya. Ketika sedang asyik melihat-lihat, dari belakang punggungku dikagetkan oleh kawan lama kami juga yang namanya sebut saja Wagiman. Akhirnya kami asyik mengobrol di dalam toko, walaupun sesekali si Ngko' dan si N'ci yang punya tokok terlihat kesal.

Gambar diatas hanya ilustrasi (diperagakan Model) untuk menghidupkan cerita. Silahkan tentukan sendiri tokoh yang pantas menjadi wagiman, saya dan hendra.

Setelah lima menit mengobrol akhirnya hendra mengajak kami untuk ke bascamp. Dan ketika kami keluar dari toko elektronik tersebut, si Ngko' yang punya toko tersebut berteriak-teriak maling. "Woi.. maling... maling .... " begitu si Ngko' berteriak. Setelah saya lihat, dia menunjuk kami bertiga sebagai "maling". Kontan saya langsung kaget dan bingung. Waktu itu semua pedagang dan satpam setempat meringkus kami. Saya semakin heran dan rasanya malu di lihat orang banyak. Kawan saya hendra di pukul kepalanya dari belakang.

Rasa takut saya waktu itu benar-benar memuncak sampai-sampai saya harusn gumpet atau bersembunyi di bawah meja tukang bakso. Dan satpam lah yang menyelamatkan kami bertiga.

Kami dibawa ke kantor satpam dan di introgasi. Dan ternyata ..... ech... ternyata ... kawan saya yang bernama Wagiman setelah di periksa dia terbukti mencuri Discman yang dia masukan kedalam tas-nya.

Melihat hal itu hendra dan saya terpancing emosi karena kita telah dirugikan oleh si Wagiman tadi. Hendra pun memukul wagiman. Dan satpam membiarkan kami memukuli si wagiman dan malah tertawa-tawa.

Kemudian satpam itu bilang, " Kalian jangan bersandiwara disini dech ... , saya tahu kalian itu bekerja sama"

"Oh...... No...!!!" Saya tambah sakit hati ketika satpam berkata begitu. Sungguh sial bertemu dengan si wagiman itu, akhirnya kami jelaskan dan yakinkan kepada satpam tersebut. tentang cerita yang sebenarnya. Saya dan hendra di lepaskan dari pos satpam, dan wagiman dibawa ke kantor polisi.

Melihat kejadian itu 2 perasaan muncul di hati saya, kasihan pada wagiman dan kesal pada kelakuan wagiman. Jika seperti itu, masihkah wagiman saya anggap kawan saya ? jawabannya mungkin masih dengan wagiman yang baik bukan wagiman si maling.

Kalau di ingat lagi jadi lucu, ya.. setelah sekian lama berpisah dengan kawan-kawan lama ternyatamasing-masing mempunyai profesi yang berbeda-beda. Ada yang jadi preman, maling, copet, kerja di MLM, PNS, pedagang, Polisi, TNI, Ustadz, bahkan ada yang mencalonkan diri menjadi CALEG dan banyak lagi profesi lain nya....

Sebetulnya, menjadi apapun mereka. Tetapmasih kawan kita. Selama tidak merugikan kita dan orang lain...

Mudah-mudahan ada hikmahnya cerita saya ini.Pesan saya : "Mencari teman baru tidak mesti melupakan yang lama, Jalin komunikasi dengan baik "
Thanks.
4 Komentar Pembaca (reader comment) to "Teman Lama Jadi Maling, Aku Jadi Sial"
OrLaNd said :
5 April 2009 23.50
ambil hikmahnya aja sob,,
kan dah tau watak teman lama sob giman,,,
sekarang ne,,, pande2 lah cari kawan, dan jangan terlalu percaya ama kawan,,,
karna setiap orang itu bisa berubah.. dan gak jelas kehidupannya macam mana kedepannya,,
kita hanya bisa tahu setelah datang waktunya dia tu jadi orang apa kagak...

Tp jangan lupa selalu berteman dan bersahabat terhadap semua orang....

Karna itu penting buat kehidupan dalam masyarakat..

Best Regard,
OrLaNd
Li said :
6 April 2009 22.03
ambil hikmahnya...bener banget.....
dan harus lebih berhati2 kedepan...
7 April 2009 13.04
napa gak ngumpet di bawah rok cewe aja sekalian whahahaha
mur said :
8 April 2009 01.47
yang penting jngn ikutan maling ya, hhehe

Poskan Komentar

Jumlah Pengunjung Berbagai Negara

Indra's Blog Visitor

Sponsored Links